Repository Menu



SEO Stats powered by MyPagerank.Net

      Hubungi Kami :


 
Repository UPI

Data lengkap koleksi skripsi   Versi Cetak   Ekspor ke Excel   Ekspor ke Word   Ekspor ke XML   Ekspor ke CSV

Kembali ke daftar skripsi 

Penulis
WAHYUDI, Taufan
Judul
”Jugun Ianfu, Eksploitasi Perempuan Pada Masa
Pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945)”
No Panggil
SSEJ WAH j-2010
Gelar
Sarjana Pendidikan
Jenjang
S-1
Fakultas
FPIPS
Jurusan
Pendidikan Sejarah
Pembimbing I
Agus Mulyana
Pembimbing II
Lely Yulifar
Tanggal Sidang
2010/07/20
Tanggal Terbit
2011/08/09
Abstrak

Skripsi ini berjudul “Jugun Ianfu, Eksploitasi Perempuan Pada Masa Jepang di Indonesia (1942-1945)” dengan masalah utama yang dikaji adalah bagaimana keadaan sosial-ekonomi penduduk Indonesia dan sosial-psikologis perempuan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945). Penulis menggunakan metode historis dengan tahapannya yaitu: Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Kedatangan Jepang ke Indonesia tidak hanya untuk menguasai sumber daya alamnya, tetapi sumber daya manusianya pun dieksploitasi. Laki-laki dijadikan sebagai tenaga kerja kasar yang biasa disebut dengan Romusha. Keadaannya begitu menyedihkan, karena Jepang tidak memperhatikan kebutuhan hidupnya. Romusha ini dipekerjakan di berbagai wilayah bahkan sampai dikirim ke luar negeri. Di bidang ekonomi, di Indramayu para petani yang sudah mengalami kesulitan dalam hidupnya dipaksa oleh Jepang untuk menanam padi. Penderitaan petani semakin bertambah, karena mereka tidak memiliki apa pun untuk dikonsumsi, karena Jepang mengambil semua hasil panennya. Kelaparan terjadi pedesaan yang seharusnya melimpah dengan kebutuhan pangannya, sehingga banyak korban yang meninggal. Perempuan dijadikan sebagai perempuan penghibur oleh tentara Jepang, yaitu dengan istilah jugun ianfu. Selama pendudukan Jepang baik laki-laki maupun perempuan mengalami penderitaan baik fisik maupun psikologisnya. Pada awal invasinya ke Korea dan Cina, Jepang banyak melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan pribumi. Akibatnya banyak tentara Jepang yang terkena penyakit kelamin. Hal ini kemudian di antisipasi oleh pemerintah Jepang dengan mendirikan sistem jugun ianfu, yang didirikan di setiap barak tentara. Cara perekrutan terhadap para calon jugun ianfu melalui berbagai cara, di antaranya melalui tipu daya dan paksaan. Sebelum menjadi jugun ianfu para perempuan ini diseleksi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, tujuannya agar terhindar dari penyakit kelamin. Selama berada di dalam ian-jo, setiap jugun ianfu melayani setidaknya 10-15 orang dalam sehari. Sehingga bukan hanya penderitaan fisik yang dialami tetapi juga mengalami siksaan batin. Malu dan sakit hati selalu dirasakan oleh perempuan yang menjadi jugun ianfu. Setelah berakhirnya pendudukan Jepang mantan jugun ianfu masih menutup diri terhadap lingkungannya. Keluarga yang merasa iba terhadap mantan jugun ianfu kemudian menerima kembali apa adanya. Sikap pemerintah Indonesia tidak mempunyai tindakan yang jelas terhadap mantan jugun ianfu. Perjuangan yang dilakukan mantan jugun ianfu dalam melakukan tuntutan menjadi sia-sia. Walaupun ada konpensasi terhadap mantan jugun ianfu. Bagi mantan jugun ianfu, pemberian materi saja tidak cukup untuk menutupi kesalahan Jepang  dimasa lalu. Melainkan permintaan maaf dan pengakuan Jepang atas apa yang sudah mereka perbuat pada masa pendudukannya di Indonesia. Pandangan gender terhadap kasus jugun ianfu mendapat perhatian tersendiri, perempuan dipandang sebagai objek oleh laki-laki yang memiliki kekuasaan dan kekuatan. Hal inilah yang menimbulkan ketidakadilan gender terhadap perempuan yang menjadi jugun ianfu pada masa pendudukan Jepang di Indonesia.

Daftar Isi s_sej_034229_table_of_contentx.pdf
Bab I s_sej_034229_chapter1.pdf
Bab II s_sej_034229_chapter2.pdf
Bab III s_sej_034229_chapter3.pdf
Bab IV s_sej_034229_chapter4.pdf
Bab V s_sej_034229_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_sej_034229_bibliography.pdf
URL
repository.upi.edu
URI
http://repository.upi.edu/skripsiview.php?no_skrip
Halaman  First Previous Next Last  dari 15119
Salinan 10096 hingga 10096 dari 15119

 

  Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia ©2011   Develop by ICT Perpustakaan   0859-5999-9300   || Situs UPI  Digital Library UPI Repository UPI   Anda Pengunjung ke: 5893352 Sejak 23 Desember 2013