Repository Menu



SEO Stats powered by MyPagerank.Net

      Hubungi Kami :


 
Repository UPI

Data lengkap koleksi skripsi   Versi Cetak   Ekspor ke Excel   Ekspor ke Word   Ekspor ke XML   Ekspor ke CSV

Kembali ke daftar skripsi 

Penulis
NURAIDA, Ryan
Judul
"KARAKTER PEREMPUAN"
(Sebagai Ide Dalam Eksplorasi dan Eksperimen Berkarya Seni Lukis Abstraksi)
No Panggil
SSDT NUR k-2011
Gelar
Sarjana Pendidikan
Jenjang
S-1
Fakultas
FPBS
Jurusan
Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan
Pembimbing I
Zakarias S. Soetejo
Pembimbing II
Yaya Sukaya
Tanggal Sidang
2011/08/24
Tanggal Terbit
2012/05/08
Abstrak

Abstract Tuhan telah menciptakan segala hal secara berpasangan, seperti siang dan malam, langit dan bumi, positif dan negatif, baik dan buruk, lautan dan daratan. Begitu halnya dengan manusia, laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan tercipta sebagai pasangan yang saling melengkapi terlepas dari kekurangan dan kelebihannya, baik dari fisik maupun psikis. Perbedaan yang paling terlihat antara perempuan dan laki-laki terutama dari fisik, perempuan memiliki nilai keindahan yang lebih dengan sifat fisik yang lembut dan gemulai, sehingga para seniman, baik sastrawan, penyair maupun perupa sering menggambarkan bagaimana indahnya perempuan. Pada fase tertentu kaum perempuan terikat dalam keadaan termarjinalkan dalam segala segi kehidupan, mulai dari keterbatasan mengeluarkan aspirasi, dalam hal pendidikan yang hampir tidak ada, serta keterbatasan ruang ‘gerak’. Kegigihan seorang perempuan bangsawan Jawa bernama Raden Ajeng Kartini, putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat telah mengubah gelap menjadi terang keadaan perempuan pribumi pada saat itu, seorang pejuang emansipasi yang dengan kerja keras dan kegigihannya telah mengangkat derajat perempuan. Dari permasalahan yang muncul,kemudian tercipta keinginan untuk menjadikan perempuan sebagai subject matter dalam karya lukis abstrak. Seni lukis abstrak merupakan ciptaan yang terdiri dari susunan unsur-unsur rupa yang sama sekali terbebas dari ilusi atas bentuk-bentuk alam. Seni abstrak tidak lagi menggambarkan objek secara nyata, tetapi lebih kepada penggambaran objek dengan cara non-representasional. Cipta rasa dan pengungkapan emosi secara ekstrim kerap dilakukan oleh seniman-seniman lukis abstrak untuk mencapai kepuasan jiwa. Seni lukis abstrak di Indonesia sendiri setelah mengalami masa kejayaan di era 90-an. Seperti mati suri, seni lukis abstrak Indonesia tenggelam dan hilang kejayaannya. Untuk bisa mengangkat lagi seni lukis abstrak Indonesia tentu saja bukan hal yang mudah. Karya terlahir karena ada seniman yang menciptakannya. Karya seni merupakan hal yang serius, seperti halnya seorang ilmuan yang berusaha menemukan penemuan baru. Dalam pengungkapan karya seni dibutuhkan pembahasan mengenai unsur-unsur rupa atau tata rupa, sehingga karya seni dapat dianalisis baik secara visual maupun konseptual. Sehingga dari perwujudan tersebut terjadi respon untuk melakukan penilaian. Kata kunci : Perempuan, seni lukis abstrak, karya seni.

Daftar Isi s_sdt_0700022_tabel_of_content.pdf
Bab I s_sdt_0700022_chapter1.pdf
Bab II s_sdt_0700022_chapter2.pdf
Bab III s_sdt_0700022_chapter3.pdf
Bab IV s_sdt_0700022_chapter4.pdf
Bab V s_sdt_0700022_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_sdt_0700022_bibliograpy.pdf
URL
repository.upi.edu
URI
http://repository.upi.edu/skripsiview.php?no_skrip
Halaman  First Previous Next Last  dari 15119
Salinan 3189 hingga 3189 dari 15119

 

  Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia ©2011   Develop by El Cukil   Hubungi Kami   || Situs UPI  Digital Library UPI Repository UPI   Anda Pengunjung ke: 3083250 Sejak 23 Desember 2013