Data lengkap koleksi skripsi

Penulis
ASTUTI, Hesty Widya
Judul
IMPLIKATUR PERCAKAPAN WACANA HUMOR
PADA ACARA KOMEDI AWAS ADA SULE
No Panggil
SIND AST i-2010
Gelar
Sarjana Pendidikan
Jenjang
S-1
Fakultas
FPBS
Jurusan
Bahasa dan Sastra Indonesia
Pembimbing I
Aceng Ruhendi
Pembimbing II
Dadang Ansori
Tanggal Sidang
2010/07/21
Tanggal Terbit
2010/07/21
Abstrak

Wacana humor Awas Ada Sule merupakan wacana verbal yang berisi tentang tuturan lucu dalam sebuah percakapan yang tidak semata-mata menuturkan kata atau kalimat tetapi didalam pengucapannya memiliki makna terselubung atau yang  disebut dengan implikatur percakapan. Penelitian mengenai implikatur percakapan pada Wacana humor Awas Ada Sule belum pernah dilakukan. oleh karena itu, penulis mengadakan penelitian dengan judul ”Implikatur Percakapan Wacana Humor pada Acara Komedi Awas Ada Sule”.

Masalah yang dikaji pada penelitian ini yaitu jenis tindak tutur, modus atau bentuk kalimat  implikatur percakapan, implikasi pragmatis implikatur percakapan, dan fungsi implikatur percakapan wacana humor pada acara komedi Awas Ada Sule. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis tindak tutur, modus implikatur percakapan, implikasi pragmatis implikatur percakapan dan fungsi implikatur percakapan wacana humor pada acara komedi Awas Ada Sule. Metode yang penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Metode deskriptif ini penulis gunakan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur, modus implikatur percakapan, implikasi pragmatis impikatur percakapan, dan  fungsi implikatur percakapan pada wacana humor Awas Ada Sule.

Data impikatur percakapan yang dianalisis pada penelitian ini yaitu 38 implikatur percakapan yang terdapat pada acara komedi Awas Ada Sule yang bertema Sule Kasmaran dan Sule Bisnis Pulsa. Hasil yang diperoleh pada jenis tindak tutur yaitu jenis tindak tutur langsung literal (LL) berjumlah 1 buah, tindak tutur tidak langsung literal (TLL) berjumlah 5 buah, jenis tindak tutur langsung tidak literal (LTL) berjumlah 25 buah sedangkan jenis tindak tutur tidak langsung tidak literal (TLTL) berjumlah 7 buah.

Modus implikatur percakapan pada kedua tema tersebut yaitu modus deklaratif  terdapat 27 buah, modus imperatif terdapat 4 buah, modus interogatif  terdapat 7 buah.  Pada kedua tema wacana humor ini tidak ditemukan modus kalimat yang menggunakan kalimat eksklamatif dan kalimat empatik.

Implikasi pragmatis implikatur percakapan wacana humor ini yaitu: 1) penutur mengelabui mitra tutur, 2) penutur mengharapkan agar mitra tutur memahami apa yang diucapkan oleh penutur, 3) apa yang diucapkan penutur sesuai dengan apa yang terjadi,  4) penutur  berpura-pura tidak memahami tuturan, 5) penutur kurang memahami tuturan yang disampaikan oleh mitratutur,  6) mitra tutur harus mengikuti keinginan penutur, 7) penutur meminta keyakinan mitra tutur, 8) penutur kurang memahami tuturan yang disampaikan mitra tutur, 9) penutur meminta pengertian akan tuturan yang disampaikan penutur, dan 10) penutur terpaksa melakukan tindakan yang diminta mitra tutur.

Fungsi implikatur percakapan wacana humor pada acara komedi ini yaitu 1) untuk menolak, 2) mengelabui, 3) mengalihkan kemarahan mitra tutur, 4) menghina, 5) mengejek, 6) menyindir, 7) memerintah mitra tutur dan untuk menjelaskan maksud tuturan mengajak, 8) memaksa, 9) meminta keyakinan, 10) menghibur, 11) merayu, 12) menyarankan, dan 13) menolak.

Daftar Isi s_c5151_0608282_table_of_content.pdf
Bab I s_c5151_0608282_chapter1.pdf
Bab II s_c5151_0608282_chapter2.pdf
Bab III s_c5151_0608282_chapter3.pdf
Bab IV s_c5151_0608282_chapter4.pdf
Bab V s_c5151_0608282_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_c5151_0608282_bibliography.pdf
URL
repository.upi.edu
URI
http://repository.upi.edu/skripsiview.php?no_skrip